Meskipun akusisi seismik 2D masih sering dilakukan sekarang
ini, akan tetapi data seismik 3D tetap lebih unggul dalam mengatasi masalah
kekurangan yang timbul pada data seismik 2D. Kekurangannya antara lain :
Pertama, kenyataan dilapangan pada lintasan seismik 2D hanya
melingkupi potongan tipis pada subsurface.
Kita dapat mengasumsikannya apa yang ada diantara lintasan-lintasan 2D (melalui
interpolasi berdasarkan skenario geologi) , tapi kita tidak tahu pasti apa yang
terjadi apabila salah satu lintasan hilang/terlewat. Apabila jarak antara
lintasan sangat jauh, maka kita akan kehilangan stuktur yang vital.
Gambar
1. Imajinasi kehilangan data subsurface diantara lintasan 2D
Kedua, kekurangannya seperti agak sulit untuk diimajinasikan.
Anggap sebuah kapal seismik melaju melalui sebuah lintasan dan nembak searah
dengan jurang yang dalam pada dasar permukaan laut (gambar 2), maka akan
terdapat 3 buah reflektor pada data yang merefleksikan dalamnya jurang dan 2 buah
sisi samping pada jurang. Semua reflektor ini didapat pada struktur horison
yang sama.
Gambar 2. Akuisisi Offshore – Lintasan searah dengan jurang
bawah permukaan laut
Reflektor di luar lintasan ini bisa disebut sebagai
“side-sweep” yang secara umum tidak dapat dibedakan dengan reflektor yang
sebenarnya pada lintasan itu.
Masalah ini akan selalu timbul pada akuisisi seismik data 2D
pada derajat kemiringan tertentu. Meskipun, setelah kita lihat, kita dapat
memaksimalkan dengan mengatur “shot array” untuk mengurangi energi efek samping
jurang, akan tetapi beberapa energi pada frekuensi tertentu akan dapat lolos
juga.
Gambar 3. Contoh Raw Record Side-Sweep pada akuisisi darat
(AGC ON)
Jurang yang terdapat dalam gambar bisa juga merupakan jurang
pada lapisan sedimen bawah permukaan dan dapat terjadi juga pada akuisisi
darat. Efek yang sama juga dapat timbul pada reflektor yang curam seperti pada
tepian kubah garam (the edges of salt domes) dll.
Sumber : Robertson Research International Ltd. | © Copyright 1997-1998 | W.D.P.
Computer Services Ltd.
Translated by naftarie


Tidak ada komentar:
Posting Komentar